Dilebur sambil berdengung.
Nun sukun / tanwin bertemu salah satu huruf يَنْمُو dilebur ke huruf sesudahnya, disertai dengung ± 2 ketukan.
Bunyi 'n' tidak diucapkan tersendiri — langsung masuk ke huruf berikutnya sambil mendengung dari hidung.
Terangkum dalam kata يَنْمُو (yanmū).
famay ya'mal
"Maka siapa yang mengerjakan kebaikan…"
min nuṭfatin khalaqah
"Dari setetes mani, Dia menciptakannya…"
mim mā'im mahīn
"…dari air yang hina (mani)?"
khairuw wa abqā
"…lebih baik dan lebih kekal."
Dilebur sambil berdengung. Nun sukun / tanwin bertemu salah satu huruf يَنْمُو dilebur ke huruf sesudahnya, disertai dengung ± 2 ketukan.
Bunyi 'n' tidak diucapkan tersendiri — langsung masuk ke huruf berikutnya sambil mendengung dari hidung.
Ada 4 huruf: ي ن م و. Terangkum dalam kata يَنْمُو (yanmū).
Salah satu contohnya pada QS Az-Zalzalah: 7: "فَمَن يَعْمَلْ" (famay ya'mal) — "Maka siapa yang mengerjakan kebaikan…".