Disamarkan + dengung.
Nun sukun / tanwin bertemu salah satu dari 15 huruf ikhfa dibaca samar — antara izhar dan idgham — dengan dengung ± 2 ketukan.
Bunyi 'n' tidak jelas dan tidak hilang, tapi ditahan samar di pangkal hidung sambil bersiap ke huruf berikutnya.
15 huruf — sisa selain huruf izhar, idgham, dan iqlab.
min syarri mā khalaq
"…dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan."
aṭ'amahum min jū'
"…yang memberi mereka makan untuk menghilangkan lapar."
wa mā unzila min qablik
"…dan apa yang telah diturunkan sebelum engkau."
min taḥtihal-anhār
"…yang mengalir di bawahnya sungai-sungai."
jazā'uhum 'inda rabbihim
"Balasan mereka di sisi Tuhan mereka…"
innal-insāna lafī khusr
"Sungguh, manusia berada dalam kerugian."
habā'am manṡūrā
"…(jadikan amal itu) debu yang beterbangan."
anta min dhik'rāhā
"Untuk apa engkau perlu menyebutkannya (waktunya)?"
aflaḥa man zakkāhā
"sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu),"
hum 'an ṣalātihim
"(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,"
illā min ḍarī'in
"Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,"
fa-ammā man ṭaghā
"Maka adapun orang yang melampaui batas,"
ḥartha qawmin ẓalamū
"Perumpamaan harta yang mereka infakkan di dalam kehidupan dunia ini…"
min khayrin falan
"Dan kebajikan apa pun yang mereka kerjakan, tidak ada yang mengingkarinya…"
nāṣiyatin kādhibatin
"(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka."
Disamarkan + dengung. Nun sukun / tanwin bertemu salah satu dari 15 huruf ikhfa dibaca samar — antara izhar dan idgham — dengan dengung ± 2 ketukan.
Bunyi 'n' tidak jelas dan tidak hilang, tapi ditahan samar di pangkal hidung sambil bersiap ke huruf berikutnya.
Ada 15 huruf: ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك. 15 huruf — sisa selain huruf izhar, idgham, dan iqlab.
Salah satu contohnya pada QS Al-Falaq: 2: "مِن شَرِّ مَا خَلَقَ" (min syarri mā khalaq) — "…dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan.".