Lam pada lafaz Allah: tebal atau tipis.
Lam pada lafaz Allah ( ٱللَّه ) dibaca TEBAL (tafkhim) bila didahului harakat fathah atau dhammah, dan dibaca TIPIS (tarqiq) bila didahului harakat kasrah.
Tafkhim: angkat pangkal lidah, suara penuh ('Allōh'). Tarqiq: suara tipis dan ringan ('Allah').
Lam pada kata ٱللَّه — tebal atau tipis tergantung harakat sebelumnya.
qul huwallāhu aḥad
"Katakanlah, 'Dialah Allah, Yang Maha Esa.'"
bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang."
Lam pada lafaz Allah: tebal atau tipis. Lam pada lafaz Allah ( ٱللَّه ) dibaca TEBAL (tafkhim) bila didahului harakat fathah atau dhammah, dan dibaca TIPIS (tarqiq) bila didahului harakat kasrah.
Tafkhim: angkat pangkal lidah, suara penuh ('Allōh'). Tarqiq: suara tipis dan ringan ('Allah').
Salah satu contohnya pada QS Al-Ikhlas: 1: "قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ" (qul huwallāhu aḥad) — "Katakanlah, 'Dialah Allah, Yang Maha Esa.'".